Advertisement

Advertisement

Advertisement

Redaksi1
Rabu, 20 Mei 2026, Mei 20, 2026 WIB
Last Updated 2026-05-20T04:07:52Z
Ekonomi

Prabowo Instruksikan Pemangkasan Anggaran MBG Jadi Rp268 Triliun

Advertisement

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi bahwa pemerintah memangkas alokasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tahun 2026, dari semula Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun. Keputusan ini diambil langsung atas instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam rangka penghematan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
 
"Angka sementara yang ada sekarang adalah Rp268 triliun. Namun, masih ada potensi penyesuaian lebih lanjut yang sedang kami hitung," ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (19/5).
 
Menurut Purbaya, langkah efisiensi ini bertujuan agar penggunaan anggaran di bawah pengelolaan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai penyelenggara program dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Ia menegaskan, pemangkasan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah membenahi tata kelola pelaksanaan program MBG.
 
"Jadi tidak perlu ada lagi yang menyalahkan program MBG. Presiden sedang memperbaiki manajemen dan cara BGN membelanjakan anggarannya," tegas Purbaya.
 
Meski melakukan pemangkasan, Purbaya menegaskan Prabowo tetap terbuka terhadap berbagai masukan demi penyempurnaan program. Pemerintah terus menghitung skema penghematan terbaik dengan jaminan bahwa efektivitas penyaluran manfaat program kepada masyarakat tidak akan berkurang.
 
Berdasarkan data per 30 April 2026, realisasi penyerapan anggaran MBG telah mencapai Rp75 triliun, atau setara 22,4 persen dari pagu awal Rp335 triliun. Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau 61,96 juta penerima manfaat dan didukung oleh 27.952 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur pelayanan.
 
"Total realisasi anggaran MBG yang telah digunakan telah mencapai Rp75 triliun," pungkas Purbaya. (Hty)