TERKINI
f ig t

Penutupan Jalan Ponpes di Sunggal Berakhir Damai, Sepakat Bangun Gundukan Air

MEDAN – Penutupan akses jalan Pondok Pesantren Al Bukhari Muslim di Perumahan Lalang Greenland 1, Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, sempat memicu gejolak. Akses yang akan ditutup sepihak oleh pengelola perumahan dengan dalih mencegah banjir menuai reaksi keras dari Forum Umat Islam (FUI) Sumatera Utara dan warga sekitar.

​Aksi saling klaim sempat memanas di lokasi sebelum akhirnya diredam oleh kesigapan personel Polsek Sunggal bersama Kepala Desa Paya Geli, Hardi Ismanto.

​Guna mencegah konflik berkepanjangan, pihak kepolisian bersama pemerintah desa memediasi kedua belah pihak di lokasi penutupan jalan dan menyepakati solusi bersama yaitu membangun gundukan tanah penahan air.

​Kapolsek Sunggal, Kompol M Yunus menegaskan bahwa jalan tersebut tidak perlu ditutup total. Sebagai gantinya, peninggian gundukan tanah akan dibuat untuk menghalau limpasan air saat hujan deras.

​"Sudah ada solusi, jalan tersebut diberi gundukan agar air tidak masuk ke komplek. Kami mengimbau warga perumahan dan Pimpinan Pesantren, Ustaz Umar, untuk saling menahan diri. Penyelesaian teknis diambil alih Pak Kades," ujar Kapolsek Sunggal.

​Senada dengan Kapolsek, Kepala Desa Paya Geli, Hardi Ismanto, memastikan pihak pemerintah desa turun langsung mengeksekusi kesepakatan tersebut untuk menjaga kerukunan antarwarga.

​"Pemerintah desa mengambil alih pembuatan penahan air ini. Insya Allah dilaksanakan Senin mendatang dengan membangun gundukan tanah," tegas Hardi.

​Sementara itu, Ketua FUI Sumut, Indra Suheri yang menerima kuasa pendampingan dari pihak pesantren menyambut baik hasil mediasi. Meski menilai alasan banjir agak janggal secara logika aliran air, pihaknya memilih mengedepankan jalan damai demi persaudaraan.

​"FUI SU hadir mengawal agar persoalan didudukkan secara objektif. Kedua pihak, Ustaz Umar selaku pimpinan pesantren dan ketua komplek sudah sepakat damai. Tidak ada yang merasa dikalahkan atau dimenangkan. Kami akan terus mengawal kesepakatan ini agar tidak ada pihak yang ingkar janji," pungkas Ketua FUI Sumut. 
Topik / Hashtag