TERKINI
f ig t ▶

Tutup PKN II Angkatan XII, Wagub Sumut Tekankan Kepemimpinan Adaptif dan Integritas ASN

MEDAN – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya menekankan pentingnya kepemimpinan yang adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II tidak berhenti pada kelulusan formal, melainkan pada implementasi proyek perubahan di instansi masing-masing.

​Pesan tersebut disampaikan Wagub Sumut Surya saat menutup PKN Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026 di Aula Raja Inal Siregar, Jalan Diponegoro No. 30, Medan, Jumat (25/9/2026).

​"Keberhasilan PKN Tingkat II tidak diukur dari sertifikat kelulusan yang diterima hari ini, melainkan dari sejauh mana gagasan tersebut benar-benar diimplementasikan dan memberikan dampak positif yang dirasakan masyarakat," ujar Surya.

​Dalam arahannya, Surya membagikan refleksi pentingnya integritas bagi seorang ASN dan pejabat publik. Mengutip pengalamannya saat mengikuti pembekalan kepemimpinan bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Lembaga Administrasi Negara (LAN), ia menyebut pemahaman teknis pemerintahan hanyalah sebagian kecil dari keberhasilan kepemimpinan. 

​"Integritas itu jujur, baik dalam perilaku maupun perbuatan yang tidak melanggar ketentuan peraturan. Integritas adalah nilai utama yang harus terus kita pertahankan dalam menjalankan tugas pemerintahan," tegasnya.

​Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN LAN RI, Erna Irawati, memaparkan empat kompetensi kunci kepemimpinan yang wajib dimiliki oleh birokrat masa kini:
​Mengelola diri sendiri (self-management)
​Mengelola orang lain (people management)
​Mengelola kinerja (performance management)
​Mengelola perubahan (change management)
​Erna menekankan bahwa di tengah dinamika birokrasi dan transformasi digital, pemimpin dituntut untuk terus belajar (continuous learning) agar dapat menghadapi krisis secara responsif.

​"Kunci dari perubahan adalah terus belajar. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang meninggalkan legacy atau warisan kebermanfaatan melalui transformasi organisasi," tutur Erna.

​Kelulusan Peserta dan Rekomendasi Penanggulangan Bencana
​Kepala BPSDM Provinsi Sumut, Agustinus Panjaitan, melaporkan bahwa PKN Tingkat II Angkatan XII mengusung tema "Kepemimpinan Adaptif dalam Transformasi Tata Kelola Penanggulangan Bencana untuk Mewujudkan Resiliensi dan Daya Saing Daerah".

​Pelatihan yang berlangsung sejak 20 Mei hingga 25 September 2026 ini diikuti oleh 49 peserta dari Pemprov Sumut, Kejaksaan Agung RI, serta beberapa Pemerintah Kabupaten/Kota seperti Kampar dan Pasaman Barat. 

Dari total peserta, sebanyak 48 orang dinyatakan LULUS, sementara 1 orang ditunda kelulusannya karena alasan kesehatan.

​Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, kegiatan Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) angkatan ini menerjunkan peserta langsung ke lokasi pascabencana di Kabupaten Tapanuli Selatan. Dari kajian lapangan tersebut, peserta merumuskan beberapa policy brief (rekomendasi kebijakan) untuk pemerintah daerah, meliputi:
​Penguatan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana berbasis data.

​Perlindungan serta perawatan kelompok rentan pascabencana.
​Transformasi kepemimpinan berbasis kolaborasi dan kearifan lokal. ​Pemulihan cepat pelayanan publik pascabencana.

​Acara penutupan diakhiri dengan pemberian apresiasi kepada lima peserta terbaik PKN II Angkatan XII dan penyerahan secara resmi rekomendasi kebijakan (policy brief) kepada pemerintah daerah. 
Topik / Hashtag