TERKINI
f ig t ▶

Awal Musim Hujan Terlambat, BMKG Peringatkan Hujan Ekstrem, Banjir, dan Longsor


Jakarta - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani mengungkapkan awal musim hujan di Indonesia diperkirakan mundur dibandingkan rata-rata klimatologis. Sebagian wilayah baru akan memasuki musim hujan pada November, sebagian lainnya baru pada Desember 2026.
 
Keterlambatan ini dipicu oleh masih berlangsungnya musim kemarau yang diperkuat fenomena El NiƱo kategori kuat. Sebagai contoh, di Kalimantan Tengah yang menjadi salah satu fokus pemantauan BMKG, sejumlah daerah diprediksi mulai musim hujan pada pertengahan November, sementara wilayah lainnya baru pada akhir November.
 
"Kalimantan Tengah sekarang menjadi perhatian utama kita, ada yang masuk musim hujannya pertengahan November, ada juga yang akhir November," ujar Faisal di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/10).
 
Faisal mengingatkan, kepekatan asap karhutla yang belum teratasi berpotensi membuat masuknya musim hujan semakin mundur. Oleh karena itu, BMKG terus melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu membongkar kepekatan asap. BMKG juga telah menjajaki kerja sama uji coba dengan Thailand guna membongkar lapisan inversi dan mengangkat asap ke atmosfer.
 
"Kalau kepekatan asap tidak kita kurangi, khawatir musim hujan bisa lebih mundur lagi. Makanya kepekatan itu dibongkar dengan melakukan OMC. Kerja sama dengan Thailand sudah diuji coba untuk membongkar lapisan tersebut dan mengangkat asapnya," jelas Faisal.

Meskipun curah hujan selama musim hujan diperkirakan tetap normal dibanding rata-rata 30 tahun terakhir, periode musim hujan diprediksi lebih pendek. Akibatnya, intensitas hujan diperkirakan lebih terkonsentrasi: hujan lebat hingga ekstrem lebih sering terjadi pada akhir tahun hingga awal 2027.
 
Puncak musim hujan diprediksi terjadi pada Desember, Januari, dan Februari. BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk mulai mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir dan tanah longsor, sejak dini.
 
"Bencana hidrometeorologi basah, yaitu banjir dan longsor, perlu kita antisipasi dari mulai sekarang," tutup Faisal.
Topik / Hashtag