TERKINI
f ig t ▶

Banjir dan Longsor Terjang Banyumas: Tanggul Jebol, 3 SD Terdampak


Jakarta — Rangkaian bencana banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, setelah hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut pada Sabtu (31/10) dini hari.
 
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas mencatat sedikitnya 21 kejadian bencana hingga pukul 08.47 WIB, terdiri dari 14 titik tanah longsor, lima kejadian banjir, dan dua kejadian cuaca ekstrem.
 
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyumas Abdul Ladjis menyebut bencana tersebar di delapan kecamatan: Wangon, Kebasen, Somagede, Purwojati, Ajibarang, Lumbir, Kemranjen, dan Rawalo.
 
Jenis peristiwa yang dilaporkan meliputi tanah longsor, banjir akibat luapan sungai, tanggul jebol, talud longsor, hingga pohon tumbang yang menutup akses jalan raya.
 
📍 Titik longsor di antaranya:
 
- Desa Klinting, Kecamatan Somagede

- Desa Canduk, Kecamatan Lumbir

- Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang
 
📍 Banjir akibat luapan sungai:
 
- Desa Gerduren, Kecamatan Purwojati

- Desa Pengadegan dan Desa Klapagading Kulon, Kecamatan Wangon

- Sekitar SMP Negeri Wangon
 
📍 Kerusakan infrastruktur:
 
- Tanggul Sungai Jimblem, Desa Sawangan, Kecamatan Kebasen — jebol

- Pohon tumbang di Desa Rawaheng, Kecamatan Wangon — menutup jalan raya
 
3 Sekolah Dasar Terdampak
 
Selain permukiman warga, longsor juga berdampak langsung pada fasilitas pendidikan:
 
- SDN 3 Pageralang

- SDN 4 Tipar Kidul

- SDN Karangsari
 
Proses Penanganan
 
"Petugas BPBD saat ini masih melakukan asesmen atau kaji cepat untuk mengetahui dampak dari kejadian bencana tersebut. Adapun kebutuhan mendesak untuk penanganan bencana masih dalam proses pendataan seiring dengan asesmen yang berlangsung di lapangan," ujar Abdul Ladjis.
 
Saat ini petugas masih memetakan tingkat kerusakan dan dampak secara menyeluruh sebelum menentukan langkah bantuan lebih lanjut. (Red)
Topik / Hashtag